Panti Asuhan atau LKSA Arriyaadhul Jannah didirikan pada tanggal 17 Agustus 1993. Berawal dari keprihatinan Bapak Sadeli Suhaemi melihat keadaan masyarakat di lingkungan Poris Gaga Baru.
Kondisi ekonomi yang kurang baik pada saat itu menyebabkan banyak anak usia sekolah tidak dapat menempuh pendidikan atau putus sekolah. Akibatnya banyak anak terlantar yang tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya. Maka dengan memanfaatkan sebidang tanah warisan dari orang tuanya, Bapak Sadeli Suhaemi mulai mengumpulkan anak yatim piatu dan terlantar di sekitar lingkungannya.
Sampai dengan saat ini, LKSA Arriyaadhul Jannah sudah mengasuh lebih dari 1500 anak asuh yang berasal dari berbagai daerah di dalam dan luar Indonesia seperti: Aceh, Nias, Palembang, Lampung, Pandeglang, Bogor, Semarang, Makassar, dan Sabah (Malaysia).
